mdjum E-Learning

7 Desember 2009

Advokad

Filed under: Uncategorized — pemberianku @ 09:48

ADVOKAD

Advokad
Adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik didalam maupun diluar pengadilan yang memenuhi persyaratan berdasarkan ketentuan Undang – Undang No.18 Tahun 2003, tentang Advokad.
Didalam Pasal 22 ayat (1) UU No.18 Tahun 2003, tentang Advokad, telah menegaskan bahwa advokad wajib memberikan bantuan hukum secara Cuma-Cuma kepada pencari keadilan, sedangkan penegakan kode Etik Advokad telah diatur pada Pasal 26 ayat (1) UU No.18 Tahun 2003, tentang Advokad.sedangkan terhadap Advokad diatur dalam Pasal 6 UU No.18 Tahun 2003, tentang Advokad.

Konsultan Hukum
Sebagai profesi pada dasarnya hanya dapat dijalankan oleh Sarjana Hukum yang ahli dibidangnya sehingga jasa konsultasinya mempunyai nilai jual, dan konsultan hukum adalah profesi Penasehat Hukum yang menjalankan profesi di luar pengadilan.
Atau juga disebut konsultan hukum adalah profesi yang dijalankan oleh para sarjana hukum lulusan universitas negeri atau yang dipersamakan, bukan pegawai negeri / angkatan bersenjata dan berdasarkan surat ijin usaha yang khusus diberikan untuk itu oleh yang berwenang dan tidak menjalankan praktek profesinya di muka Pengadilan.

Penasehat Hukum
Penasehat hukum adalah seorang yang memenuhi syarat yang ditentukan oleh atau berdasarkan undang-undang untuk memberikan bantuan hukum.
Sesuai dengan SKB Ketua MA dan Menteri Kehakiman RI no.KMA/005/SKB/VII/1987 dan No.M.03-PR.08.05 Tahun 1987 tanggal 6 April 1987 pada pasal 1 butir 1 menentukan bahwa :
” Penasehat Hukum adalah mereka yang memberikan bantuan hukum atau nasehat hukum, baik dengan bergabung atau tidak dalam suatu persekutuan penasehat hukum, baik sebagai mata pencaharian atau tidak, yang disebut dengan Pengacara / Advokad dan Pengacara Praktek.”

Pengacara.
Sampai saat ini undang-undang tentang pengacara belum ada, tetapi selama ini profesi pengacara disamakan dengan Advokad atau diidentikkan, padahal keduanya berbeda dan perbedaan itu antara lain, seorang pengacara belum tentu advokad, tapi advokad sudah pasti pengacara atau dapat menjalankan fungsi kepengacaraannya, sedangkan pengacara tidak dapat menjalankan fungsi penasehat hukum.

Legal Drafter.
Legal Drafter atau perancang hukum adalah sarjana hukum yang ahli atau trampil dalam membuat rancangan peraturan perundang-undangan dan surat perjanjian.
Sebenarnya sangat dibutuhkan legal drafter yang tidak hanya menguasai teknik perancangan peraturan perundang-undangan tapi juga perancangan surat perjanjian dan tidak terkecuali peraturan perusahaan serta surat-surat keputusan.

Legal Auditor.
Adalah seorang sarjana hukum yang mempunyai ketrampilan untuk sebagai seorang teknik Audit Hukum atau pemeriksaan hukum adalah seorang analis secara integral comperehensip terhadap suatu msalah hukum dengan jalan menelusuri hukum – hukum materi serta sumber hukum lain seperti putusan Pengadilan dan asas hukum .

Organisasi Advokad.

1. Ikatan Advokad Indonesia (IKADIN).
Bahwa organisasi ini didirikan di Jakarta pada tanggal 10 Nopember 1985, pendirinya antara lain adalah Adnan Buyung Nasution, Albert Hasibuan dan R.O. Tambunan.

2. Ikatan Penasehat Hukum Indonesia (IPHI).
IPHI didirikan pada tanggal 9 Mei 1987 di Surabaya, dan wadah ini dipelopori oleh para Pengacara Praktek, antara lain Abdul Aziz Balhmar dan Martin Thomas serta Asikin.

3. Asosiasi Konsultan Hukum Indonesia (AKHI)
Kegiatan penanaman modal asing dan berbagai transaksi komersial di Indonesia membawa konsekuensi lahirnya suatu profesi yang menamakan dirinya konsultan hukum, yaitu praktisi hukum yang memberikan jasa hukum di luar Pengadilan (litigasi).
AKHI didirikan pada tanggal 19 Desember 1988 di Jakarta oleh 16 konsultan hukum dan 9 Kantor Hukum, antara lain Prof.DR.Mochtar Kusuma Atmojo, SH dan Ali Budiardjo, SH.

4. Asosiasi advokad Indonesia. (AAI).
AAI, berdiri pada tanggal 27 Juli 1990 di Jakarta, karena sikap ketidak puasan dengan organisasi Advokad yang ada sehingga banyak anggota Advokad membentuk organiasasi baru disebut AAI.

5. Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM).
HKHPM didirikan pada tanggal 4 April 1989 di Jakarta dan organisasi ini didirikan untuk menghimpun konsultan hukum yang spesialisasikan prakteknya pada aspek hukum pasar modal dan pendirinya antara lain A.Zein Umar Purba, Hotma Sitompul dll.

6. Serikat Pengacara Indonesia (SPI)
SPI berdiri pada tanggal 28 Juni 1998 di Sukabumi Jawa barat, pendirian organiasasi ini dilator belakangi sikap solidaritas sejumlah pengacara untuk membantu pengacara yang sedang kena perkara antara lain, dilakukan penahanan oleh Polda Metro Jaya dan penggagasnya adalah Trimedya Panjaitan.

7. Himpunan Advokad / Pengacara Indonesia (HAPI)
Hapi didirikan oleh Oetoyo Oesman, SH, dan sudah menyelenggarakan Konggres I di Hotel Milineum Jakarta pada tanggal 30 Oktober 1998 s/d 1 Nopember 1998.

8. Asosiasi Pengacara Syaria’Ah Indoanesia (APSI).
Apsi didirikan pada tanggal 8 Pebruari 2003 di Semarang dan didirikan oleh 21 Pengacara Syari’ah yaitu Abdul Jamil dan Noor Achmad Dkk.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: