mdjum E-Learning

8 Oktober 2009

POLISI DAN ORGANISASI BAGIAN II

Filed under: Uncategorized — pemberianku @ 23:55

Perkembangan Kepolisian Indonesia.

Organ Kepolisian adalah suatu alat atau badan yang melaksanakan tugas-tugas Kepolisian, alat tersebut agar dapat mencapai sasaran yang diinginkan, terkoordinir, diberikan pembagian pekerjaan dan ditampung dalam suatu wadah yang biasanya disebut dengan ” Organisasi ” dan disebut Organisasi Kepolisian dan sesuai dengan jamannya maka akan dibagi menjadi sebelum Penjajahan Belanda, Jaman Penjajahan Belanda , Jaman Pendudukan Jepang , sampai dengan Jaman Indonesia.

  1. Jaman sebelum Penjajahan Belanda.
    Bahwa Indonesia pada waktu itu terdiri dari kelompok-kelompok masyarakat , apabila dilihat dari susunannya terdiri dari masyarakat-masyarakat hukum adat.
    Dan disini tugas Kepolisian dilaksanakan oleh masyarakat dengan dipimpin oleh Kepala Adat.
  2. Jaman Penjajahan Belanda
    Organ Kepolisian tidak sentralistis, tetapi lebih bersifat desentralistis menurut daerah keresidenan dan pada jaman penjajahan Belanda ada 2 organ Polisi yaitu
    – Organ Polisi yang dibentuk oleh masyarakat adat dengan dipimpin oleh Kepala Adat dengan tugas menegakkan hukum adat yang berlaku dalam masyarakat adat.
    – Organ Polisi yang dibentuk oleh Pemerintah penjajahan Belanda dengan tugas untuk kepentingan si penjajah.
  3. Jaman Pendudukan Jepang.
    Pada jaman pendudukan Jepang Indonesia dibagi dalam 2 (dua) lingkungan kekuasaan pemerintah pendudukan yaitu wilayah Sumatera, jawa, Madura dikuasai oleh angkatan darat dan wilayah Indonesia Bagian Timur dan Kalimantan di kuasai angkatan laut Jepang.
    Dalam tubuh Organ Kepolisian dibentuk satuan baru yaitu satuan istimewa sebagai satuan tempur, yang membantu satuan umum.
  4. Jaman Indonesia.
  • Pada Tahun 1953 dibawa Menteri Kehakiman Mr.Djodi Gondokusumo dari Kabinet Ali Wongso bahwa organ Polisi akan menjadi tiga bagian
    – Polisi Reprensip dibawah Departemen Kehakiman.
    – Polisi Preventif dibawah Departemen Dalam Negeri.
    – Brigade Mobil dibawah Departemen Pertahanan.

 

  • Dengan Keputusan Presiden RI No.290/1964, tanggal 12-11-1964 kemudian diubah menjadi Kepres 290/1965 Kepolisian di integrasikan masuk menjadi jajaran Angkatan Bersenjata Indonesia.
  • Dengan Kepres RI. No.52/1969, tanggal 27 Juni 1969 sebutan Angkatan Kepolisian Republik Indonesia ditiadakan/dihapus dan menjadi Kepala Kepolisian Republik Indonesia disebut Kapolri.
    4Dengan Keppres RI Nomor :79/1969 Kepolisian Republik Indonesia dimasukkan kedalam Departemen Pertahanan Keamanan. (Dept. Hankam).
  • TAP.MPR No.VI/MPR/2000, tanggal 18 Agustus 2000, tentang Pemisahan Kepolisian dengan TNI.
  • Keputusan Presiden RI No.89/2000, tentang Kedudukan Kepolisan Negara Republik Indonesia, bahwa Kepolisian Negara berkedudukan langsung dibawah Presiden, dan untuk Yustisial berkoordinasi dengan Jaksa Agung dan untuk ketenteraman dan ketertiban umum berkoordinasi dengan Departemen Dalam Negeri.
  • Undang-Undang No.2 Tahun 2002, tanggal 8 Januari 2002, tentang Kepolisian Republik Indonesia.
  • Peraturan Pemerintah No.1 Tahun 2003, tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian.
  • Peraturan Pemerintah No.2 Tahun 2003 tentang Disiplin Polri.
  • Peraturan Pemerintah No.3 Tahun 2003 tentang Pelaksanaan Tehnis Institusional Peradilan Umum bagi Anggota Kepolisian.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: